3 Hal Yang Menyebabkan Wanita Masuk Neraka dan 1 Amalan Penyelamatnya
![]() |
| foto pexel.com |
Dua
tempat di akhirat yang Allah SWT ciptakan sebagai tempat kembali yang hakiki
adalah surga dan neraka. Pastinya, tak
ada yang tak menginginkan surga dan
segala kenikmatannya yang telah dijanjikan Allah, namun ketika membaca hadits
Rasulullah yang menjelaskan bahwa ketika Allah memperlihatkan neraka kepada
nabi ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, membuat kita merasa miris
membacanya.
Apa
gerangan yang menyebabkan wanita terjerumus ke dalam siksa neraka? Padahal
kalau dilihat kebanyakan pengajian isinya mayoritas wanita. Kenapa semua ini
bisa terjadi?
Ada
beberaapa penyebab yang membuat wanita masuk neraka
1. Kufur kepada Suami serta Kebaikan-Kebaikan Suami
Suami
memang bukan sosok manusia yang sempurna, terkadang pemberian suami belum mampu
mencukupi semua kebutuhan rumah tangga. Tetapi istri harus mampu bersikap
qonaah akan /pemberian suami. Seorang istri harus menyadari bahwa rizki manusia
ada pasang surutnya namun ketika suami sudah melakukan yang terbaik sesuai
kemampuannya dan kita tidak mensyukuri, mencari kekurangan dan meremehkan
hingga tidak melayani suami dengan baik maka neraka ganjarannya.
“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari).
2.
Durhaka kepada Suami
Kedurhakaan
istri terhadap suami meliputi tiga perkara, yaitu durhaka melalui ucapan,
perbuatan dan durhaka melalui pucapan dan perbuatan (keduanya).
Kedurhakaan
tersebut bisa berupa ucapan kata-kata kasar, membicarakan keburukan suami atau
aib suami pada orang lain, tidak mau
melayani suami, bermuka masam di depan suami, berpergian tanpa seizin suami,
atau menampakan aurat kepada laki-laki non mahram.
3. Tabarruj atau Berhias Diri seperti Jahiliyyah
Tabarruj
adalah berhias diri. Wanita yang tabarruj adalah yang memamerkan atau
menampakkan perhiasannya, baik itu pakaian maupun kecantikan diri yang
seharusnya tidak diperlihatkan kepada orang lain.
Dikutip
dari Rumaysho, Maqotil bin Hayan mengatakan bahwa yang dimaksud berhias diri
adalah seseorang memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya
dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya. Inilah yang
disebut tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah.
Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33)
Ibnu
Abbas meriwayatkan hadis dari Rasulullah bersabda: “Apabila seorang wanita
keluar rumah dengan bersolek dan memakai haruman (suami rida) maka dibangunkan
untuk suaminya sebuah rumah di neraka”.
Bagaimana agar terhindar dari Semua Keburukan itu?
Rasulullah
SAW pernah mengajarkan suatu amalan untuk menyelamatkan kaum wanita dari azab
neraka. Rasul bersabda, “Bersedekahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah
kayu bakar jahanam.”
Diriwayatkan,
maka berdirilah seorang wanita, dia bertanya, “Mengapa demikian wahai
Rasulullah?”
Rasulullah
menjawab, “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami.” (HR
Bukhari).
Jadi,
sadaqah bisa menjadi amalan bagi seorang muslimah agar terselamatkan dari azab
neraka.
Walllahu
‘alam
Tulisan ini diikutsertakan dalam ODOP Estrilook Community
#day5
#day5

