Masalah gigi yang sering dialami balita selain gigi
berlubang adalah gigis. Gigis merupakan suatu kondisi gigi yang mahkotanya
sudah terkikis. Gigi gigis ditandai dengan munculnya karies di sekitar gigi
susu yaitu gigi-gigi yang tumbuh pertama kali sebelum berganti dengan gigi
permanen.
.
Gigi yang paling sering mengalami gigis atau dalam
istilah kedokteran disebut Rampant Caries biasanya deretan gigi seri bagian
atas, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa gigis bisa terjadi pada gigi seri
bagian bawah dan gigi geraham.
Gigi gigis tidak hanya disebabkan oleh susu formula
saja, lho. ASI dan makanan manis yang dikonsumsi anak pun juga bisa menyebabkan
kerusakan pada gigi. Saat anak tidur gula yang menempel pada permukaan gigi
akan diubah menjadi asam oleh bakteri yang terdapat di dalam mulut. Asam inilah
yang nantinya akan membuat gigi menjadi lunak dan terkikis sedikit demi sedikit
sehingga menimbulkan kerusakan pada gigi.
Menurut berbagai penelitian, 90% anak usia 3 sampai 6
tahun mengalami masalah gigi gigis. Biasanya permasalahan gigi gigis terjadi di
negara berkembang karena makanan dan minuman yang dikonsumsi sangat bervariasi
namun tidak diiringi dengan bertambahnya tingkat kesadaran orang tua untuk
menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut anak.
Gak mau kan, melihat senyum manis si kecil dihiasi
dengan deretan gigi gigis yang sudah menghitam?
Yuk, Lakukan 7 Tips Berikut ini untuk Mencegah Gigi Gigis pada Anak:
1. Latih Anak untuk Menyikat Gigi begitu Gigi Pertama Mereka Tumbuh.
2. Setelah minum ASI sebaiknya lap gigi dan lidahnya
dengan kain kasa yang dibasahi dengan air hangat. Jika anak sudah berusia 1
tahun lebih, berikan air putih setelah minum susu untuk menghilangkan sisa gula
yang menempel pada giginya.
3. Biasakan anak untuk menyikat gigi sebelum tidur.
Ajari anak cara menyikat gigi yang benar (gerakan horizontal). Setelah anak
menyikat giginya kita harus menyikat ulang untuk memastikan tidak ada lagi sisa
makanan yang menempel di gigi anak.
4. Kurangi frekuensi pemberian makanan dan minuman
manis diantara waktu makan utama
5. Berikan anak buah dan sayur serta banyak minum air
putih untuk merangsang aliran air ludah
6. Jika anak memiliki kebiasaan minum susu (ngedot)
sebelum tidur atau sambil tidur, berikan minum air putih kemudian bersihkan
gigi dan lidah anak menggunakan kain kasa yang sudah dibasahi air hangat.
7. Ajak anak ke dokter gigi untuk memeriksa gigi
susunya setiap 6 bulan sekali
Namun jika gigi anak terlanjur gigis, apa sebaiknya
yang harus dilakukan orang tua? Haruskah deretan gigi gigis itu dicabut? Tak perlu ya. Biarkan saja sampai nanti gigi susu berganti dengan
tumbuhnya gigi tetap. Tapi, yang harus diingat adalah selama gigi gigis itu
belum tanggal tetap harus dirawat dan dijaga kebersihannya, jangan sampai anak
mengalami sakit gigi.
Jika gigi anak sudah terlanjur sakit terutama di
bagian gusi, orang tua harus segera membawanya ke dokter gigi untuk dilakukan
tindakan selanjutnya.
Salam,
#day13
#ODOP
#Estrilookcommunity


EmoticonEmoticon