![]() | |
|
Uni Weni---- Sebenarnya beli buku Halo Balita ini udah lama, waktu Zi
umur 3 tahunan. Tapi baru di review sekarang. *kemane aje mak, wkwk* Saya cukup
sering beli buku buat anak, bahkan anggaran belanja sempat terpaksa dipangkas
gegara beli buku import di event BBW.
Harganya sih nggak terlalu mahal untuk
buku kualitas hard cover ditambah dengan fee 5 sampai 10 ribu untuk uang jasa
titipnya, tapi beratnya di ongkos. Bayangkan saja buku hard cover dan halaman
dalamnya juga kertas karton tebal, berat beudd di ongkir.
Kenal buku Halo Balita udah sejak lama, sering berseliweran
di feed Facebook dan Instagram, baca deskripsi sellernya, sempat baca testimoni
juga. Tapi, saya sempat dilanda kegalauan sebelum memutuskan untuk membelinya
karena harganya yang “Yahuuud” (Baca: jutaan). Apaaa? Buku anak aja harganya
jutaan? Ajegileee
Harga normal buku Halo Balita ini dibanderol sekitar Rp. 2.875.000. Nah waktu itu
kebetulan lagi ada promo, harganya turun jadi Rp. 2.000.000 dan sudah plus ongkos kirim dengan syarat
pembelian cash. Harga promonya membuat saya semangat untuk membelinya mumpung
anak masih kecil. Saat itu saya langsung membelinya lewat Book Advisor secara
cash *mendadak berasa jadi Bu Dendy* dengan menguras habis tabungan anak. Wkwk
Setelah beberapa hari paket bukunya sampai dengan selamat.
Saya kaget sekali karena ternyata kardusnya besar dan berat banget. Ternyata
total beratnya adalah 17 kg. Saya dan Zi membongkar semua bukunya dengan total
27 jilid.
Aih, jadi kepanjangan ceritanya, yuk langsung saja ya review
buku Halo Balita
1. Ukuran Buku yang Handy dan Pinggirnya yang Round
Halo Balita meiliki ukuran yang handy, tidak terlalu lebar
atau kecil di tangan. Enak dipakai buat baca buku sebelum tidur. Selain itu
bagian tepi buku Halo Balita dirancang bulat, tidak meruncing seperti buku yang
sering kita temui. Dengan pinngirnya yang bulat ini tidak akan melukai anak.
Safe lah buat balita yang masih suka eksplor atau masih dalam fase oral.
2. Ilustrasi yang Colorful dan Menarik
Ilustrasi buku yang colorful dijamin membuat anak betah
berlama-lama berinteraksi dengan buku sekaligus menambah pemahaman mereka
terhadap isi cerita. Karakter-karakter di dalam buku ini digambarkan secara
jelas, mulai dari Sali, Saliha, Kumi, Ayah, Ibu, dll. Selain jelas, warnanya
juga menarik.
3. Kualitas Kertas yang Tebal
Yap, dengan lembaran yang tebal ini buku jadi nggak gampang
rusak atau robek. Semua jilid Halo Balita di design memnggunakan board book yang
sangat aman dipegang balita. Tahu kan kalau Balita pertama kali kenalan dengan
buku? Bukunya pasti akan mengalami tindak kekerasan ala balita, diduduki,
digotong kesana sini, Kalau bukunya Boardbook aman kan? Apalagi Halo Balita kuat,
kokoh, tak tertandingi. *minjam tagline semen tigaroda*
Selain tebal, bukunya pun waterproof sehingga kalau terkena
tumpahan air, susu, es krim, yogurt atau kena crayon pun tak perlu khawatir,
cukup di lap dengan tissue basah cling jadi bersih lagi. sangat mudah
dibersihkan ‘kan?
Anak-anak suka sekali mencoret-coret buku kan? Pakai crayon
ataupun pensil. Nah, kalau Halo Balita yang dicoret, Bundanya nggak khawatir
karena mudah dibersihkan. Terbukti udah setahun lebih buku ini tetep awet
walaupun sering dibuka-tutup, didudukin, ditumpuk-tumpuk seperti menara terus
tetiba bukunya jatuh, bahkan sampai diinjak.
4. Alur Cerita yang Sederhana dan Singkat
Selain itu alur cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam buku ini sangat sederhana dan mudah dipahami oleh anak. *Ya iya lah namanya juga Halo Balita bukan Halo Emak yang ceritanya njelimet*.
Cerita yang
disampaikan lewat buku ini pun terasa dekat dengan keseharian Balita. Narasinya
juga pendek-pendek, paling satu halaman hanya ada 2 kalimat. Cocok dibacakan
untuk balita, kalau narasi kepanjangan balita yang rentang fokusnya pendek bakal nggak ngerti atau malah bosan.
5. Halaman Flip Flop/ Pop up di Setiap Jilidnya
Nah, halaman ini merupakan salah satu bagian yang menjadi
favorit Zi. Di halaman terakhir disetiap jilidnya ada bagian khusus seperti
halaman Pop up, walaupun bentuknya sederhana, nggak serumit buku anak yang
memang khusus pop up. Halaman ini bisa menstimulus rasa ingin tahu anak.
Halaman flip flop ini bisa dipakai untuk bermain sekaligus melatih motorik balita
untuk membuka dan menutup gambarnya.
6. Isi Buku yang Lengkap Meliputi Aspek Self Help, Spiritual dan Value.
Yap, Sepaket buku Halo Balita ini terdiri dari 25 jilid yang
meliputi 9 Jilid seri SELF HELP
Aku Bisa Makan Sendiri
Aku Bisa Mandi Sendiri
Aku Bisa Pakai Baju Sendiri
Aku Berani Tidur Sendiri
Aku Bisa Merapikan Mainan Sendiri
Aku Suka Buku
Aku Selalu Hati-hati
Aku Berani ke Dokter
Aku Senang Keliling Kota
5 Jilid seri SPIRITUAL
Aku Sayang Allah
Aku Sayang Rasulullah
Aku Bisa Shalat
Aku Belajar Puasa
Aku Cantik Pake Jilbab
11 Jilid seri VALUE
Aku Suka Menabung
Aku Anak Jujur
Aku Anak Pemberani
Aku Belajar Membuang Sampah
Aku Sayang Teman
Aku Sayang Bibi
Aku Anak Santun
Aku Sayang Keluarga
Aku Anak Sabar
Aku Suka Berterimakasih
Aku Sayang Kumi
Ditambah dengan 1 jilid panduan orang tua, 1 jilid Big Book
Hello Kids, satu kartu untuk augmented reality
dan 3 buah Boneka tangan karakter Sali, Saliha dan Kumi. Jadi sambil
baca buku kita bisa memainkan boneka tangannya untuk membuat karakter semakin
hidup. Selain itu ada box buku yang bia dijadikan panggung boneka juga, lho. Seru kan?
Setelah satu tahunan bersama Halo Balita Alhamdulillah
sudah terdapat beberapa perilaku positif
anak yang terbentuk sedikit demi sedikit karena bantuan buku ini. Zi sudah
terbiasa membuang sampah di tong sampah, bahkan kalau nggak ada tempat sampah
di sekitarnya, dia rela jalan jauh-jauh buat mencari tempat sampah. haha, makan sendiri, (berusaha) memakai baju sendiri dan berani ke dokter. Ketika pertama kali ke dokter gigi untuk periksa gigi, anaknya nggak terlalu takut. Bisa baca postingannya di sini.
Tapi kadang Zi
ogah-ogahan merapikan mainan sendiri. Setelah mainan diberantakin, dia susah
jika diminta untuk merapikan mainan. Fyiuhh, PR banget ini buat saya,
membacakan Halo Balita jilid ‘Aku Bisa
Merapikan Mainan Sendiri’
Kalau ditanya kekurangan, apa ya? Hmm, saya kurang puas aja
dengan bonus big book versi bahasa
Inggris karena kurang ilustrasi. 1 jilid diwakili dengan 1 gambar, semua
tulisannya dimasukkan dalam 1 halaman. Dan semua judul dirangkum dalam 1 buku.
Ok deh, segitu aja review buku Halo Balita amatirannya,
sharing buku Halo Balita. Overall, buku ini recommended, worth it lah. Kekurangannya menurut saya bisa dibilang
nggak ada ya, selain harganya yang yahud hehe . Tapi enggak usah khawatir.
Kalau harga cashnya menggoyang anggaran buat beli bawang dan cabe, ada arisannya
kok.
Sekian sharing buku Halo Balita, semoga bisa diambil
manfaatnya ya.
Cheers,
SETIP Day 6



EmoticonEmoticon