Saat- Saat Mustajab untuk Berdo’a di Bulan Ramadhan
Rahma Weni --- Ramadhan yang mulia sudah datang.
Alhamdulillah kita bertemu kembali dengan bulan mulia, bulan yang sangat
istimewa. Kenapa bulan Ramadhan begitu istimewa? Selain nilai ibadah
dilipatgandakan, doa-doa yang dilambungkan pun mudah diterima. Ada 3 waktu di
bulan Ramadhan yang ketika do’a dipanjatkan akan mudah dikabulkan oleh Allah. Kapan saat muustajab itu?
1. Waktu sahur
Dari Abu Hurairah radhiyallahu
‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى
كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ
يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى
فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun
ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah
berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa
yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku,
maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).
Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas
dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath
Al-Bari, 3: 32).
Jadi, perbanyaklah berdo’a,
beristighfar pada waktu sahur agar Alah SWT mengabulkan semua do’a-do’a kita.
2. Saat sedang berpuasa
Dari Abu Hurairah radhiyallahu
‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Tiga orang yang doanya
tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan
doa orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth
mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya)
Imam Nawawi rahimahullah berkata,
“Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak doa demi urusan akhirat dan
dunianya, orang yang berpuasa juga boleh berdo’a untuk hajat yang ia inginkan,
begitu pula jangan lupakan do’a kebaikan untuk kaum muslimin secara umum.”
(Al-Majmu’, 6: 273)
3. Ketika berbuka puasa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda; “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil,
(2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doa orang yang terzalimi.” (HR.
Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir
mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7: 278)
disebutkan bahwa kenapa doa mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena
saat itu, orang yang berpuasa telah menunaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk
dan merendahkan diri.
Semoga Allah memperkenankan setiap
do’a yang kita langitkan di bulan Ramadhan mulia ini. Amiin.

1 komentar
SAlam kunjungan dan follow :)
EmoticonEmoticon